Aku, kalian dan dia

Dia tak ada lagi, itu yang ingin selalu ku ungkapkan kepada dunia

perhatian, senyumnya dan semuanya..

Ingin aku selalu menangis ketika setiap orang memintaku untuk menjauhinya..

Aku takut dan benar benar ingin menangis ketika semua orang memintaku untuk menjauhinya..

Tak terbanyang dalam pikiran,

aku ingin hancur marah dan aku tak tahu harus berbuat apalagi..

Setelah kaian meminta aku untuk menjauhinya, apakah kalian mendekati aku lagi..

Tolong aku, mungkin tempat aku bercerita dengan leluasa tidak ada..

Yah, aku selalu saja ingin menemui kalian.. Aku ingin kalian ada menghibur aku..

tahukah kalian aku hanya butuh penghibur dan penyemangat hudup.

Kalian minta aku menjauhinya, apakah kalian bisa menggantinya di hati aku?

Mungkin aku dianggap sudah mati, ya sudah mati

dianggap muka aku ini tidak akda.. Aku menangis, aku tertawa… Yah, mungkin kaliann tidak menganggapnya..

Aku mungkin terlalu sering buat kalian sakit hati.. mungkin aku pantas dihukum seperti itu..

2 thoughts on “Aku, kalian dan dia

  1. wah lagi galau kayaknya kk ya. ikuti kata hati, jangan ikuti kata orang lain, salah benarnya kita yang nanggu bukan mereka. jadi lakukan apa yang semestinya itu bener

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s